Jumat, 29 Juni 2012

Kelainan Pada Tulang Dan Otot

Kelainan Pada Tulang & Otot - Kabar Utama. Kelainan pada tulang & otot dpt mengganggu proses gerakan yg normal. Berikut adalah uraiannya tentang kelainan pada tulang dan otot sendi:

Kelainan pada Tulang & Otot - Rematik
  • Penyakit rematik atau yg dlm istilah medisnya disebut rheumatoid arthritis (RA) adalah peradangan sendi kronis yg disebabkan oleh gangguan autoimun. Rematik bisa menyerang hampir semua sendi, tetapi yg paling sering diserang adalah sendi di pergelangan tangan, buku-buku jari, lutut, & engkel kaki. Sendi-sendi lain yg mungkin diserang antara lain sendi di tulang belakang, pinggul, leher, bahu, rahang, & bahkan sambungan antar tulang sangat kecil di telinga bagian dalam.
  • Gejala rematik bervariasi pada setiap orang. Gejala yg paling umum terjadi adalah kekakuan pada sendi, yg biasanya berlangsung selama kurang lebih satu jam. Sendi juga mengalami pembengkakkan & nyeri. Peradangan pembuluh darah kecil dpt menyebabkan nodul atau benjolan di bawah kulit yg berukuran sebesar kacang hijau atau sedikit lebih besar & seringkali terletak di dekat persendian. Nodul dpt terbentuk di sepanjang perjalanan penyakit.
  • Terkadang terjadi penumpukan cairan terutama di pergelangan kaki. Kelelahan, penurunan berat badan, & demam dpt juga menyertai penyakit rematik. Beberapa orang merasakannya seperti gejala pilek atau flu. Bedanya, gejala rematik bisa berlangsung selama bertahun-tahun.

Kelainan Pada Tulang & Otot - Rakhitis
  • Rakhitis adalah penyakit yg disebabkan karena kekurangan vitamin D pada masa kanak-kanak. Vitamin D atau kalsiferol adalah vitamin yg diperlukan untuk proses kalsifikasi (penulangan) pada tulang. Pada mamalia, vitamin D dpt disintesis oleh tubuh dari provitamin D dengan bantuan sinar ultraviolet. Rakhitis biasanya dicirikan dengan adanya gangguan pada pertumbuhan dari kaki sehingga berbentuk huruf O atau X.
Kelainan pada Tulang & Otot - Osteoporosis.
  • Osteoporosis biasanya diidentikan dengan istilah keropos tulang karena tubuh kekurangan kalsium (Ca). Kalsium diperlukan umtuk mengisi massa tulang. Jika tubuh kekurangan kalsium, maka tubuh akan mengambil kalsium dari tulang sehingga tulang mudah keropos.
  • Wanita yg sudah menopause akan rentan terkena osteoporosis. Ciri-ciri osteoporosis antara lain massa tulang yg rendah, disertai mikro arsitektur tulang & penurunan kualitas jaringan tulang yg pada akhirnya menimbulkan kerapuhan pada tulang.
  • Pada awalnya, osteoporosis tdk menimbulkan gejala. Namun, lama-kelamaan akan terjadi penurunan kepadatan tulang secara perlahan (terutama pada penderita osteoporosis senilis). Beberapa penderita tdk memiliki gejala. Jika kepadatan tulang berkurang sangat signifikan sehingga tulang menjadi kolaps atau hancur, maka akan timbul nyeri & kelainan bentuk pada tulang. Osteoporosis dpt dicegah dengan mengkonsumsi susu yg berkalsium tinggi & olahraga secara teratur.
Kelainan pada Tulang & Otot - Memar
  • Memar adalah sobeknya selaput sendi (ligamen). Namun apabila sobeknya selaput sendi ini diikuti dengan lepasnya ujung tulang dari sendi disebut dislokasi (lepas sendi).
  • Memar biasanya menyebabkan rasa nyeri pada penderitanya, disertai dengan pembengkakan. Bila tdk segera diobati maka memar akan menyebabkan infeksi pada anggota gerak.

Fraktura
  • Fraktura adalah kondisi dimana tulang patah atau retak akibat trauma. Fraktura atau patah tulang dibedakan menjadi dua, yaitu:
  • Patah tulang tertutup, apabila tulang yg patah tdk merobek kulit.
  • Patah tulang terbuka, apabila tulang yg patah merobek kulit.
  • Fisura, apabila tulang hanya retak.
  • Patah tulang terbuka harus ditangani dengan serius, biasanya dengan jalan operasi. Fisura lebih mudah sembuh & tdk memerlukan waktu yg terlalu lama.
  • Fraktura ditandai dengan nyeri lokal yg menghebat bila tulang digerakkan atau berkurang bila tdk bergerak. Gejala lain yg dirasakan adalah crepitasi, yaitu bergesernya kedua fragmen tulang. Hal ini mungkin bisa dirasakan atau bisa didengarkan oleh penderita.
Kelainan pada Tulang & Otot - Osteomyelitis.
  • Osteomyelitis adalah infeksi pada tulang. Osteomyelitis dpt terjadi pada bayi-bayi, anak-anak, & kaum dewasa. Osteomyelitis memiliki jenis yg berbeda-beda yg mempengaruhi kelompok-kelompok umur yg berbeda.
  • Pada anak-anak, osteomyelitis paling umum terjadi pada ujung-ujung dari tulang-tulang yg panjang dari lengan-lengan & tungkai-tungkai, mempengaruhi pinggul-pinggul, lutut-lutut, pundak-pundak, & pergelangan-pergelangan tangan. Pada orang dewasa, adalah lebih umum pada tulang-tulang dari spine (tulang belakang) atau pada pelvis (tulang panggul).
  • Gejala-gejala dari osteomyelitis dpt bervariasi sangat besar. Pada anak-anak, gejala osteomyelitis paling sering terjadi secara cepat. Osteomyelitis menyebabkan nyeri atau ketidakmampuan pasien untuk menggunakan anggota tubuh dengan baik. Pada orang dewasa, gejala-gejala sering berkembang secara berangsur-angsur antara lain demam, kedinginan, iritasi, pembengkakan atau kemerahan diatas tulang yg terkena infeksi, kekakuan pada tulang, & rasa mual.

Kelainan pada Tulang & Otot - Kelainan Tulang Belakang
Salah satu kelainan pada tulang & otot yg cukup serius adalah kelainan pada tulang belakang, yg terdiri atas:
1. Kifosis
  • Kifosis adalah kelainan pada tulang belakang dimana kondisi punggung bagian atas melengkung atau bungkuk. Kifosis merupakan istilah yg biasanya mengacu pada kondisi tulang yg melengkung sangat parah, yaitu lebih dari 50 derajat. Kondisi kelainan ini juga sering disebut bungkuk. Dengan kifosis, tulang belakang mungkin terlihat normal, atau dpt terlihat seperti terdpt punuk. Tdk diketahui secara pasti apa penyebab kifosis.
2. Lordosis
  • Lordosis adalah kelainan pada tulang belakang dimana punggung membengkok ke belakang. Pada orang normal, tulang belakang normal bila dilihat dari belakang tampak lurus. Namun, pada penderita lordosis tulang belakang tampak melengkung. Lordosis biasanya diidentikan berhubungan dengan sikap tubuh yg buruk, atau bawaan sejak lahir atau masalah pinggul.
3. Skoliosis
  • Skoliosis adalah salah satu kelainan pada tulang & otot yg menyebabkan suatu lekukan yg abnormal pada tulang belakang. Tulang belakang mempunyai lekukan-lekukan yg normal ketika dilihat dari samping, namun ia harus nampak lurus ketika dilihat dari depan.
  • Skoliosis biasanya terjadi dua kali lebih umum pada anak-anak perempuan daripada anak-anak lelaki. Para ahli berpendpt bahwa skoliosis adalah kelainan yg dpt diturunkan atau diwariskan dimana orang-orang dengan skoliosis adalah lebih mungkin mempunyai anak-anak dengan skoliosis. Bagaimanapun, tdk ada korelasi antara keparahan dari lekukan dari satu generasi ke generasi berikutnya.
  • Penderita skoliosis umumnya dicirikan dengan bentuk tubuhnya yg asimetris, yaitu pundak tinggi sebelah, punggung besar sebelah. Begitu pula dengan pinggang & kaki yg terlihat tinggi sebelah. Penderita skoliosis umumnya memiliki gangguan pada pernafasan. Hal ini dikarenakan tulang belakang yg membengkok mempengaruhi kapasitas paru-paru sehingga penderita akan mengalami kesulitan dlm pernafasan. Penderita skoliosis biasanya mudah merasa lelah.
  • Bila kurva/kelengkungan skoliosis tdk terlalu parah (dibawah 40 derajat), dpt diatasi dengan menggunakan brace. Bila kurva skoliosis sudah diatas 40 derajat, maka tindakan medis yg dpt dilakukan adalah dengan melakukan operasi. Bila tdk dioperasi, maka akan menyebabkan kelumpuhan bahkan kematian bagi penderitanya. Operasi skoliosis bertujuan untuk mengkoreksi kurva skoliosis & meningkatkan kualitas hidup penderita skoliosis.
  •  Pencegahan skoliosis adalah dengan menjaga sikap tubuh, tdk membawa barang berat di satu sisi tubuh. Berolahraga terutama renang serta mengkonsumsi makanan yg tinggi kalsium dpt mengurangi resiko terkena skoliosis.
Baca juga : Ciri-Ciri Penyakit Liver , Gejala Alergi dan Asma , Kelainan Pada Tulang & Otot , Penyakit kanker payudara
http://kabar-utama.blogspot.com/2012/06/kelainan-pada-tulang-dan-otot.html

ARTIKEL TERKAIT:

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar